Unra – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyakit kusta dan menghapus stigma di masyarakat, Pemerintah Desa Unra menggelar kegiatan Penyuluhan Sahabat Kusta. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Unra pada hari Senin, 21 September 2026, pukul 10.00 WITA sampai dengan selesai.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Unra, Sekretaris Desa Unra, perwakilan dari Dinas Kesehatan Bapak Komaruddin bersama rekan-rekan, serta Kepala Puskesmas Awaru bersama jajarannya. Turut hadir pula para kader kesehatan, perangkat desa, dan warga Desa Unra.
Acara dibuka oleh Kepala Desa Unra yang dalam sambutannya menyambut baik program Sahabat Kusta ini sebagai langkah penting untuk edukasi kesehatan di tingkat desa.

Selanjutnya, pemaparan materi disampaikan oleh perwakilan Dinas Kesehatan, Bapak Komaruddin, dan tim dari Puskesmas Awaru. Dalam penyuluhannya dijelaskan bahwa kusta bukanlah penyakit kutukan, tidak mudah menular, dan dapat disembuhkan secara tuntas dengan pengobatan gratis di Puskesmas.
Masyarakat juga diajarkan cara mengenali gejala awal kusta seperti bercak mati rasa, serta pentingnya deteksi dini untuk mencegah kecacatan permanen.

Tugas Sahabat Kusta adalah menjadi jembatan. Jika menemukan warga dengan gejala, segera arahkan ke Puskesmas. Jangan dijauhi, tapi dirangkul untuk sembuh. Mari kita hilangkan stigma negatif terhadap penderita kusta,” jelas Bapak Komaruddin.
Kepala Puskesmas Awaru menambahkan bahwa pihaknya siap melakukan pemeriksaan dan pendampingan pengobatan bagi warga yang dicurigai mengalami kusta.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara warga dan narasumber. Diharapkan dengan adanya penyuluhan ini, Desa Unra dapat menjadi desa yang peduli, inklusif, dan aktif dalam mendukung program eliminasi kusta.
Penulis: Saharuddin







