BONE — Dua unit rumah milik warga di Dusun 3 Maduri, Desa Cakkebone, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, hangus dilalap si jago merah pada Rabu dini hari, 1 September 2026 sekira pukul 01.06 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp63 juta.
Kronologi : Api Berasal dari Dapur, Menjalar ke Tumpukan Kayu Bakar
Berdasarkan keterangan yang dikumpulkan di lokasi kejadian, peristiwa bermula saat Halwatia binti Kuaseng (75 tahun), salah satu pemilik rumah, sedang memasak di bawah rumah menggunakan kayu bakar. Setelah selesai memasak, ia beristirahat berbaring sambil menunggu masakan, tanpa menyadari api dari tungku belum dipadamkan dan mulai menjalar ke tumpukan kayu bakar di sekitarnya.
Api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bangunan rumah milik Halwatia sekaligus rumah milik saudarinya, Indo Upe binti Kuaseng (77 tahun). Keterangan ini juga dibenarkan oleh Kepala Dusun setempat dan saksi mata, Muhammad Darwis, S.Pd. Bin Muksin (39 tahun), yang berada di lokasi saat kejadian.
Kerugian Materiil
Kedua rumah beserta isinya habis dilahap api. Barang yang hangus antara lain:
– 2 unit rumah beserta perabot rumah tangga
– 2 unit tempat tidur
– 1 unit lemari kayu
– 1 tabung LPG & 1 kompor gas
– Emas 5 gram
– 5 karung gabah
Total kerugian diperkirakan mencapai Rp63.000.000 (enam puluh tiga juta rupiah).
Identitas Korban
1. Halwatia binti Kuaseng (75) Ibu Rumah Tangga
2. Indo Upe binti Kuaseng (77) Ibu Rumah Tangga
Alamat: Dusun 3 Maduri, Desa Cakkebone, Kec. Awangpone, Kab. Bone ,tak ada korban jiwa tapi kedua pemilik rumah mengalami luka bakar di bagian lengan dan tangannya.

Penanganan di Lokasi
Babinsa setempat segera tiba di lokasi setelah menerima laporan dan melakukan langkah-langkah:

– Melaporkan peristiwa ke Komando Atas
– Tiba di lokasi kejadian dan membantu warga
– Membantu proses pemadaman dan evakuasi sisa barang
– Memberikan imbauan agar warga lebih waspada terhadap bahaya kebakaran
Penyebab kejadian diduga lupa memadamkan api tungku kayu bakar.
Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu memastikan api dapur dan kompor dipadamkan sebelum meninggalkan tempat atau beristirahat guna mencegah musibah serupa terulang.
Laporan : Saharuddin






